BRONKITIS AKUT

Kompetensi : 4
Laporan Penyakit : 1402 ICD X : J.21

Definisi
Bronkitis adalah suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru).
Bronkitis akut sebenarnya merupakan bronko pneumonia yang lebih ringan.

Penyebab
Penyebabnya dapat virus, mikoplasma atau bakteri.

Gambaran klinis

  • Batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
  • Sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
  • Sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu), bengek, lelah,
  • Pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan, wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan, pipi tampak kemerahan,
  • Sakit kepala, gangguan penglihatan.
  • Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung berlendir, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.
  • Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis.
  • Pada awalnya batuk tidak berdahak,  tetapi 1 – 2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuningatau hijau.
  • Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadangterjadi demam tinggi selama 3 – 5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat
  • Sering ditemukan bunyi nafas mengi, terutama setelah batuk.
  • Bisa terjadi pneumonia.

Diagnosis

  • Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan gejala, terutama dari adanya lendir.
  • Pada pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi ronki atau bunyi pernafasan yang abnormal.

Penatalaksanaan

  • Untuk mengurangi demam dan rasa tidak enak badan, kepada penderita dewasa bisa diberikan asetosal atau parasetamol; kepada anak-anak sebaiknya hanya diberikan parasetamol.
  • Dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan, serta menghentikan kebiasaan merokok.
  • Antibiotik diberikan kepada penderita yang gejalanya menunjukkan bahwa penyebabnya adalah infeksi bakteri (dahaknya berwarna kuning atau hijau dan demamnya tetap tinggi) dan penderita yang sebelumnya memiliki penyakit paru-paru.

· Kepada penderita dewasa diberikan Kotrimoksazol. Tetrasiklin 250 – 500 mg
4 x sehari. Eritromisin 250 – 500 mg 4 x sehari diberikan selama 7 – 10 hari.
Dosis untuk anak : eritromisin 40 – 50 mg/kgBB/hari. walaupun
dicurigai penyebabnya adalah Mycoplasma pneumoniae.
· Kepada penderita anak-anak diberikan amoxicillin.
· Bila ada tanda obstruksi pada pasien segera rujuk.

Posted on 06 Oktober 2012, in Ilmu Kesehatan Anak, Penyakit Dalam. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: