Aritmia EKG – Otot Atrium

Atrial Ekstra Sistole


Ciri-cirinya :

  • Gelombang P normal berasal dari SA node, gel P yang berasal dari otot atrium tidak sama dengan gel P yang berasal dari SA node.
  • Pada PAC (premature atrial contraction) atau AES ( atrial ekstra sistole), Gelombang P muncul sebelum waktunya dan bentuk gelombang pun beda dengan normal gel P yang berasal dari SA node.
  • Kalau anda temukan gel P yang berbeda dan muncul persis sama dengan waktu yang seharusnya, ini dinamakan Atrial escape beat.

Atrial Flutter

Ciri-cirinya :

  • Irama teratur
  • Ciri utama yaitu gelombang P yang mirip gigi gergaji (saw tooth).
  • Komplek QRS normal, interval RR normal

Atrial Takikardia


Ciri-cirinya :

  • Irama teratur
  • Komplek QRS normal
  • PR interval <0,12detik dan
  • Frekwensi jantungnya > 150x/menit
  • Apabila gambaran EKG dari normal tiba tiba berubah menjadi Atrial takikardia maka gambaran ini dinamakan paroksimal atrial takikardia (PAT).

Multifocal Atrial Takikardia


Ciri-cirinya :

  • Irama irreguler
  • Kadang mirip dengan atrial fibrilasi, tapi pada MAT gel P masih terlihat dan tiap beat bentuk gelombang P nya berbeda (minimal 3 macam).
  • Frekwensi > 100x/menit, PR intervalpun bervariasi, normal komplek QRS.

Wandering Atrial Pacemaker

1
Ciri-cirinya :

  • Sama dengan multifokal atrial takikardia, hanya pada wandering pacemaker HR nya normal.

Sumber : http://www.kursusekg-iii.blogspot.com

Posted on 15 Oktober 2012, in EKG, Jantung, Referensi Medis. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: