Trench Mouth

Trench Mouth (Infeksi Vincent,Gingivitis ulserativa nekrotikan akut)

DEFINISI

  • Tench Mouth (Infeksi Vincent,Gingivitis ulserativa nekrotikan akut) adalah suatu infeksi gusi yang tidak menular dan terasa nyeri, menyebabkan nyeri, demam dan kelelahan.
  • Istilah trench mouth berasal dari Perang Dunia I dimana banyak serdadu yang tinggal di bedeng (trench) menderita infeksi.

PENYEBAB

  • Beberapa hal yang mendukung terjadinya penyakit ini:
    • – Kebersihan mulut yang jelek
    • – Stres fisik maupun stres emosional
    • – Diet yang kurang
    • – Kurang istirahat.
  • Infeksi paling sering terjadi pada penderita gingivitis simpleks yang mengalami saat-saat yang menegangkan (misalnya ujian di sekolah atau ganti pekerjaan).
  • Lebih sering terjadi pada perokok.

GEJALA

  • Biasanya, trench mouth dimulai secara tiba-tiba berupa nyeri gusi, gelisah dan kelelahan.
  • Dapat juga timbul bau mulut yang busuk.
  • Ujung-ujung gusi yang terletak diantara dua gigi mengalami pengikisan dan tertutup oleh jaringan mati yang berupa lapisan berwarna abu-abu.
  • Gusi mudah berdarah; mengunyah dan menelan menyebabkan nyeri.
  • Kelenjar getah bening di bawah rahang seringkali membengkak dan timbul demam ringan.

DIAGNOSA

  • Pemeriksaan mulut menunjukkan adanya peradangan gusi disertai kerusakan jaringan gusi diantara gigi geligi.
  • Mungkin ditemukan selaput berwarna abu-abu yang berasal dari jaringan gusi yang mati.
  • Bisa terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di kepala dan leher.
  • Rontgen gigi atau rontgen wajah dilakukan untuk menentukan luasnya infeksi dan kerusakan jaringan.

PENGOBATAN

  • Pengobatan dilakukan dengan pembersihan, dimana semua jaringan gusi yang mati dan karang gigi dibuang.
  • Karena pembersihan ini menimbulkan nyeri, maka digunakan obat bius lokal.
  • Beberapa hari pertama setelah pembersihan, penderita diharuskan berkumur-kumur dengan larutan hidrogen peroksida (setengah bagian hidrogen peroksida 3%dicampur dengan setengah bagian air), beberapa kali dalam sehari.
  • Selama 2 minggu, penderita mengunjungi dokter gigi setiap 1-2 hari.
  • Pembersihan berlanjut sampai terjadinya penyembuhan.
  • Jika bentuk dan posisi gusi tidak kembali normal, dokter gigi akan melakukan pembedahan untuk kembali membentuk gusi sebagai pencegahan terhadap kekambuhan dan pencegahan terhadap periodontitis.
  • Antibiotik diberikan jika trench mouth sangat berat atau tidak dapat dilakukan perawatan gigi. Antibiotik yang dapat digunakan adalah Erytromicin , tetrasiklin

PENCEGAHAN

  • Menjaga kebersihan mulut sangat penting dalam mencegah terjadinya trench mouth.
  • Makanan dan keadaan kesehatan yang baik juga membantu mencegah terjadinya penyakit ini.
  • Tindakan pencegahan lainnya adalah berhenti merokok dan mencoba mengatasi stres.

Sumber : www.medicastore.com

Posted on 05 November 2012, in Gigi, Referensi Medis. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: