Selulitis Periorbitalis

Infeksi Bakteri Pada Mata
Infeksi_Bakteri_Pada_Mata.jpg

 

DEFINISI

  • Selulitis Periorbitalis adalah suatu infeksi akut pada jaringan di sekeliling mata.
  • Selulitis Orbitalis adalah suatu infeksi akut di dalam kantung mata.
  • Selulitis periorbitalis tidak menyebabkan proptosis (penonjolan bola mata) dan tidak menyebabkan gangguan pergerakan bola mata, tetapi jika tidak diobati bisa berkembang menjadi selulitis orbitalis.
PENYEBAB

  • Pada anak-anak, selulitis orbitalis biasanya berasal dari infeksi sinus dan disebabkan oleh bakteri Haemophilus influenzae.
  • Organisme lainnya adalah Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae dan Beta hemolytic streptococci.
  • Bayi dan anak-anak yang berumur dibawah 6-7 tahun tampaknya sangat rentan terhadap infeksi oleh Hemophilus influenzae.
  • Faktor resiko terjadinya infeksi oleh H. influenzae adalah infeksi sinus dan cedera pada kelopak mata (karena gigitan serangga maupun benda asing).

GEJALA

Gejalanya berupa:

  • Demam, biasanya sampai 38,9? Celsius atau lebih
  • Kelopak mata atas dan bawah membengkak dan nyeri
  • Kelopak mata tampak mengkilat dan berwarna merah atau ungu
  • Bayi atau anak tampak sakit
  • Jika mata digerakkan, akan timbul nyeri
  • Penglihatan menurun (karena kelopak mata membengkak menutupi mata)
  • Mata menonjol
  • Merasa tidak enak badan
  • Gerakan mata menjadi terbatas.

 

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan yang biasa dilakukan:

  • Pemeriksaan darah lengkap
  • Pembiakan dan tes sensitivitias darah
  • Pungsi lumbal (pada kasus yang sangat berat)
  • Rontgen sinus dan orbita
  • CT scan atau MRI sinus dan orbita
  • Pembiakan kotoran mata
  • Pembiakan lendir hidung
  • Pembiakan lendir tenggorokan.

PENGOBATAN

  • Penderita sebaiknya dirawat di rumah sakit.
  • Diberikan cairan melalui infus dan antibiotik.
  • Jika terbentuk abses (penimbunan nanah), dilakukan pembedahan untuk membuang nanahnya.
  • Infeksi ini perkembangannya sangat cepat karena itu harus dipantau secara ketat.

Jika segera diobati, akan terjadi pemulihan sempurna.
Komplikasinya berupa:

  • Trombosis sinus kavernosus
  • Gangguan pendengaran
  • Septikemia (infeksi darah)
  • Meningitis (peradangan selaput otak)
  • Kerusakan saraf optik dan gangguan penglihatan.

PENCEGAHAN

  • Penyakit ini bisa dicegah melalui imunisasi vaksin HiB untuk mencegah terjadinya infeksi Haemophilus pada anak-anak.
  • Evaluasi yang tepat dan pengobatan dini pada infeksi sinus maupun gigi bisa mencegah penyebaran infeksi ke mata.

Sumber : www.medicastore.com

Posted on 07 November 2012, in Referensi Medis and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: