Regurgitasi Katup Mitral

Regurgitasi Katup Mitral

Regurgitasi_Katup_Mitral.jpg

DEFINISI

  • Regurgitasi Katup Mitral (Inkompetensia Mitral, Insufisiensi Mitral), (Mitral Regurgitation) adalah kebocoran aliran balik melalui katup mitral setiap kali ventrikel kiri berkontraksi.
  • Pada saat ventrikel kiri memompa darah dari jantung menuju ke aorta, sebagian darah mengalir kembali ke dalam atrium kiri dan menyebabkan meningkatnya volume dan tekanan di atrium kiri.
  • Terjadi peningkatan tekanan darah di dalam pembuluh yang berasal dari paru-paru, yang mengakibatkan penimbunan cairan (kongesti di dalam paru-paru.

PENYEBAB

  • Dulu demam rematik menjadi penyebab utama dari regurgitasi katup mitral. Tetapi saat ini, di negara-negara yang memiliki obat-obat pencegahan yang baik, demam rematik jarang terjadi.
  • Misalnya di Amerika Utara dan Eropa Barat, penggunaan antibiotik untuk strep throat (infeksi tenggorokan karena streptokokus), bisa mencegah timbulnya demam rematik. Di wilayah tersebut, demam rematik merupakan penyebab umum dari regurgitasi katup mitral, yang terjadi hanya pada usia lanjut, yang pada masa mudanya tidak memperoleh antibiotik.
  • Di negara-negara yang memiliki kedokteran pencegahan yang jelek, demam rematik masih sering terjadi dan merupakan penyebab umum dari regurgitasi katup mitral.
  • Di Amerika Utara dan Eropa Barat, penyebab yang lebih sering adalah serangan jantung, yang dapat merusak struktur penyangga dari katup mitral.
  • Penyebab umum lainnya adalah degenerasi miksomatous (suatu keadaan dimana katup secara bertahap menjadi terkulai/terkelepai).

GEJALA

  • Regurgitasi katup mitral yang ringan bisa tidak menunjukkan gejala.
  • Kelainannya bisa dikenali hanya jika dokter melakukan pemeriksaan dengan stetoskop, dimana terdengar murmur yang khas, yang disebabkan pengaliran kembali darah ke dalam atrium kiri ketika ventrikel kanan berkontraksi.
  • Secara bertahap, ventrikel kiri akan membesar untuk meningkatkan kekuatan denyut jantung, karena ventrikel kiri harus memompa darah lebih banyak untuk mengimbangi kebocoran balik ke atrium kiri.
  • Ventrikel yang membesar dapat menyebabkan palpitasi ( jantung berdebar keras), terutama jika penderita berbaring miring ke kiri.
  • Atrium kiri juga cenderung membesar untuk menampung darah tambahan yang mengalir kembali dari ventrikel kiri.
  • Atrium yang sangat membesar sering berdenyut sangat cepat dalam pola yang kacau dan tidak teratur (fibrilasi atrium), yang menyebabkan berkurangnya efisiensi pemompaan jantung.
  • Pada keadaan ini atrium betul-betul hanya bergetar dan tidak memompa; berkurangnya aliran darah yang melalui atrium, memungkinkan terbentuknya bekuan darah.
  • Jika suatu bekuan darah terlepas, ia akan terpompa keluar dari jantung dan dapat menyumbat arteri yang lebih kecil sehingga terjadi stroke atau kerusakan lainnya.
  • Regurgitasi yang berat akan menyebabkan berkurangnya aliran darah sehingga terjadi gagal jantung, yang akan menyebabkan batuk, sesak nafas pada saat melakukan aktivitas dan pembengkakan tungkai.

DIAGNOSA

  • Regurgitasi katup mitral biasanya diketahui melalui murmur yang khas, yang bisa terdengar pada pemeriksaan dengan stetoskop ketika ventrikel kiri berkontraksi.
  • Elektrokardiogram (EKG) dan rontgen dada bisa menunjukkan adanya pembesaran ventrikel kiri.
  • Pemeriksaan yang paling informatif adalah ekokardiografi, yaitu suatu tehnik penggambaran yang menggunakan gelombang ultrasonik.
  • Pemeriksaan ini dapat menggambarkan katup yang rusak dan menentukan beratnya penyakit.

PENGOBATAN

Jika regurgitasi ringan, tidak ada perawatan spesifik diperlukan, namun, pasien mungkin perlu dievaluasi secara berkala dan mungkin perlu minum antibiotik sebelum tindakan gigi dan medis. Berikut daftar antibiotik yang dapat digunakan ;

Golongan Nama Generik Obat
Sefalosporin Cephalexin
Cefazolin
Cefadroxil
Makrolid Clarithromycin
Azithromycin
Erythromycin
Aminoglikosida Gentamicin
Penisilin Amoxicillin
Ampicillin
Antibiotika Golongan Lain Vancomycin
Clindamycin
  • Regurgitasi yang lebih serius dapat diobati dengan inhibitor angiotensin-converting (ACE) enzim, seperti Captopril, Enalapril atau Lisinopril, dengan atau tanpa Digoksin. Kadang-kadang operasi diperlukan bagi mereka dengan regurgitasi berat.
  • Permukaan katup jantung yang rusak mudah terkena infeksi serius (endokarditis infeksius).
  • Karena itu untuk mencegah terjadinya infeksi, seseorang dengan katup yang rusak atau katup buatan harus mengkonsumsi antibiotik (seperti sebelum menjalani tindakan pencabutan gigi atau pembedahan.
  • Operasi harus dilakukan sebelum ventrikel kiri menjadi lemah dan tidak bisa kembali. Oleh karena itu, echocardiography biasanya dilakukan secara berkala untuk menentukan seberapa cepat ventrikel kiri membesar. Pembedahan mungkin dilakukan untuk memperbaiki katup atau menggantinya dengan katup (prostetik) buatan. Perbaikan katup regurgitasi menghilangkan atau cukup mengurangi  untuk membuat gejala ditoleransi dan mencegah kerusakan jantung. Perbaikan katup adalah lebih baik daripada menggantinya, jika mungkin, karena katup diperbaiki biasanya berfungsi lebih baik daripada katup mekanik atau bioprostetik dan pasien  tidak memerlukan minum antikoagulasi seumur hidup. Penggantian menghilangkan regurgitasi katup.

Katup tiruan

Sumber : www.medicastore.com

Posted on 08 Desember 2012, in Jantung, Referensi Medis. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: