Glibenklamida

Merk Dagang

Glibenclamide, Abenon, Clamega, Condiabet, Daonil, Fimediab, Gliceta, Glidanil, Glidem, Glimel

Indikasi:

Diabetes militus pada orang dewasa, tanpa komplikasi yang tidak responsif dengan diet saja.

Kontra Indikasi:

  • Glibenklamida tidak boleh diberikan pada diabetes militus juvenil, prekoma dan koma diabetes, gangguan fungsi ginjal berat dan wanita hamil.
  • Gangguan fungsi hati, gangguan berat fungsi tiroid atau adrenal.
  • Ibu menyusui
  • Diabetes militus dan komplikasi (demam, trauma, gangren).
  • Pasien yang mengalami operasi.

Komposisi:

Tiap kaptab mengandung glibenklamida 5 mg.

Cara Kerja Obat:

Glibenklamida adalah hipoglikemik oral derivat sulfonil urea yang bekerja aktif menurunkan kadar gula darah. Glibenklamida bekerja dengan merangsang sekresi insulin dari pankreas. Oleh karena itu glibenklamida hanya bermanfaat pada penderita diabetes dewasa yang pankreasnya masih mampu memproduksi insulin. Pada penggunaan per oral glibenklamida diabsorpsi sebagian secara cepat dan tersebar ke seluruh cairan ekstrasel, sebagian besar terikat dengan protein plasma. Pemberian glibenklamida dosis tunggal akan menurunkan kadar gula darah dalam 3 jam dan kadar ini dapat bertahan selama 15 jam. Glibenklamida diekskresikan bersama feses dan sebagai metabolit bersama urin.

Dosis:

  • Dosis awal 1 kaptab sehari sesudah makan pagi, setiap 7 hari ditingkatkan dengan 1/2 – 1 kaptab sehari sampai kontrol metabolit optimal tercapai.
  • Dosis awal untuk orang tua 2.5 mg/hari.
  • Dosis tertinggi 3 kaptab sehari dalam dosis terbagi.

Peringatan dan Perhatian:

  • Pada keadaan stress, terapi dilakukan harus dengan insulin.
  • Hati-hati bila diberikan pada orang yang lanjut usia.

Efek Samping:

  • Kadang-kadang terjadi gangguan saluran cerna seperti: mual, muntah dan nyeri epigastrik.
  • Sakit kepala, demam, reaksi alergi pada kulit.

Interaksi Obat:

  • Efek hipoglikemia ditingkatkan oleh alkohol, siklofosfamid, antikoagulan kumarina, inhibitor MAO, fenilbutazon, penghambat beta adrenergik, sulfonamida.
  • Efek hipoglikemia diturunkan oleh adrenalin, kortikosteroid, tiazida.

Cara Penyimpanan:

Simpan pada suhu kamar (di bawah 30 derajat Celcius) dan tempat kering.

Posted on 30 Maret 2013, in Drug List and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: