Tramadol HCl

Merk Dagang

Tramadol, Andalpha, Bellatram,Centrasic, Contram, Corsadol, Danalsic, Dolana, Dolgesic, Dolika, Dolocap, Dolsic, Forgesic, Intradol, Kamadol, Katrasic, Miradol, Nonalges, Nufapotram, Orasic, Pinorec, Radol, Seminac, Simatral, Tradomed, Tradonal, Tradosic, Tradyl, Tragesic, Tramal, Tramnalsin, Tranagan, Trasidan, Trasik, Traumasik, Trunal Dx,Tugesal, Zephanal, ZumatramAnak–anak tidak direkomendasikan.

KANDUNGAN

  • Setiap tablet/kapsul mengandung 25mg Tramadol HCl
  • Setiap tablet/kapsul mengandung 50mg Tramadol HCl
  • Setiap ml cairan injeksi mengandung 50mg Tramadol HCl
  • Setiap ml cairan drop mengandung 100mg Tramadol HCl
  • Setiap 1 suppost mengandung 100mg Tramadol HCl

INDIKASI

Nyeri akut atau kronis berat, nyeri sesudah operasi, nyeri yang disebabkan oleh prosedur diagnostik.

KONTRA INDIKASI

  • Pasien yang sedang mendapatkan terapi penghambat mono amin oksidase (MAOI).
  • Hipersenstitifitas terhadap opioid lain.
  • Pasien dengan ketergantungan obat.

PERHATIAN

  • Pasien dengan cedera kepala, peningkatan tekanan intrakranial (dalam tengkorak), gangguan ginjal atau hati berat, hipersekresi bronkhial.
  • Hamil, menyusui.
  • Bisa mempengaruhi kemampuan untuk mengendarai atau mengoperasikan mesin.

Interaksi obat :

  • Depresan susunan saraf pusat, alkohol, obat-obat MAOI, analgesik (pereda nyeri) lain.
  • Efek analgesik meningkat dengan tranquilizer.

EFEK SAMPING

Mual, muntah, dispepsia (gangguan pencernaan makanan), sembelit (susah buang air besar), lelah, sedasi, pusing, pruritus (gatal), berkeringat, wajah merah, mulut kering, sakit kepala.

INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL

  • C: Penelitian pada hewan menunjukkan efek samping pada janin ( teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan belum ada penelitian yang terkendali pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan belum tersedia.
  • Obat seharusnya diberikan bila hanya keuntungan potensial memberikan alasan terhadap bahaya potensial pada janin

DOSIS

  • Oral, 50–100 mg tidak boleh lebih sering dari 4 jam; total pemakaian lebih dari 400 mg per hari tidak selalu dibutuhkan. Anak–anak tidak direkomendasikan.
  • Intramuskular atau intravena (lebih dari 2–3 menit) atau infus intravena, 50–100 mg setiap 4–6 jam.
  • Nyeri pasca bedah, dosis awal 100 mg kemudian 50 mg tiap 10–20 menit, jika diperlukan selama 1 jam pertama hingga total maksimum 250 mg (termasuk dosis awal) pada 1 jam pertama, kemudian 50–100 mg tiap 4–6 jam , maksimum 600 mg per hari.

PENYAJIAN

Dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau tidak

Posted on 30 Maret 2013, in Drug List and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: