Arsip Blog

Erythromycin

MERK DAGANG

Erytromisin, Alphathrocin, Althrocin, Bannthrocin, Camitrosin, Camitrosin Syr, Cetathrocin, Cetathrocin Syr, Comthrocyn, Comthrocyn Syr, Corsatrocin, Corsatrocin Syr, Decathrocin, Dexythrocin, Dothrocyn, Dumotrycin, E-mycin, Ebalin, Eritromec, Erphatrocin, Erybin, Erybiotic, Eryka, Erysanbe, Erysil, Erythrin, Erythrocin, Expoticin, Ikatrocin, Kalthrocin, Kemothrocin, Kenthrocin, Konithrocin, Leothrocin, Lidecin, Medoxin, Narlecin, Opithrocin, Pharothrocin, Phylocin, Primacine, Primathrocin, Puricin, Rythron, Scanthrocin

KOMPOSISI :

  • Kapsul : Tiap kapsul mengandung Eritromisin
  • Stearat yang setara dengan 250 mg Eritromisin.
  • Kaplet salut selaput : Tiap kaplet salut selaput mengandung Eritromisin Stearat yang setara dengan 500 mg Eritromisin.
  • Tablet kunyah : Tiap tablet kunyah mengandung Eritromisin Etilsuksinat yang setara dengan 200 mg Eritromisin.
  • Sirop kering : Setelah penambahan air minum.tiap 5 ml mengandung Eritromisin Etilsuksinat yang setara dengan 200 mg Eritromisin.

FARMAKOLOGI :

Eritromisin bekerja dengan cara menghambat sintesa protein tanpa mempengaruhi sintesa asam nukleat. Pada pemakaian per oral Eritromisin cepat diabsorpsi. terutama bila perut kosong,Setelah diabsorpsi, Eritromisin terdifusi ke dalam cairan tubuh dan akan dicapai kadar terapi yang efektif dari Eritromisin dalam darah selama 6 jam.

INDIKASI :

  • Infeksi saluran pernapasan bagian atas ringan sampai sedang yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes (Streptococci p-Hemolitik Group A), Streptococcus pneumonlae (Diplococcus pneumoniae), Haemophilus influenzae.
  • Infeksi saluran pernapasan bagian bawah ringan sampai agak berat yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes (Streptococci p-Hemolitik Group A), Streptococcus pneumoniae (.Diplococcus pneumoniae).
  • Infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh Mycoplasma pneumoniae.
  • Pertusis yang disebabkan oleh Bordetella pertussis.
  • Infeksi kulit don jaringan lunak ringan sampai agak berat yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes, Staphylococcus aureus.

KONTRA-INDIKASI

Hipersensitif terhadap Eritromisin.

EFEK SAMPING

  • Gangguan pada saluran pencernaan seperti mual. muntah, diare.
  • Reaksi-reaksi kepekaan seperti urtikaria, ruam kulit, reaksi anafilaksis dapat terjadi pada penderita yang hiper-sensitivitas.
  • Pengobatan ddlam jangka waktu lama mungkin me-nimbulkan superlnfeksi
  • Kadang-kadang terjadi gangguan pendengaran jika digunakan pada dosis besar, penderita gagal ginjal atau penderitd lanjuf usia.
  • Pernah dilaporkan terjadi kolitis pseudomembran.

PERHATIAN :

  • Eritromisin harus digunakan dengan hati-hati pada wanita hamil dan penderita dengan ganggudn fungsi hati.
  • Penggunaan jangka panjang atau berulang-ulang da-pat menyebabkan pertumbuhan yang berlebihan dari bakteri yang tidak peka atau fungi.
  • Bila terjadi superinfeksi hentikan penggunaan dan ganfi dengan pengobatan yang sesuai.
  • Hatl-hati pemberian pada ibu yang menyusui karena Eritromisin diekskresikan ke dalam ASI.
  • Hati-hati pemberian pada penderita gangguan ginjal.

INTERAKSI OBAT :

  • Teofilin: mengurangi bersihan dan meningkat-kan level serum teofilin, terutama pada dosis besar.
  • Karbamazepin: meningkatkan toksisitas karba-mazepin.
  • warfarin/antikoagulan oral: dapat memper-panjang waktu pembentukan protrombin dan kemung-kinan perdarahan.
  • Digoksin: meningkatkan level serum digoksin.

DOSIS :

  • Anak-anak sampai 20 kg : 30-50 mg/kg berat badan/hari dibagi dalam jumlah yang sama tiap 6 jam.
  • Dewasa dan anak-anak diatas 20 kg : 1 kapsul ERY”,250 tiap 6 jam atau 1 kaplet ERITROMISIN® 500 tiap 12 jam (sebaiknya sebelum makan).

Antiotik Untuk Anak

Pilihan Antibiotik untuk Anak

Tidak semua antibiotik cocok diberikan kepada anak-anak. Kenalilah antibiotik mana saja yang relatif aman dan dapat diberikan kepada mereka.

Prinsip umum

  1. Tidak semua demam pada anak membutuhkan antibiotik.
  2. Pemberian antibiotik berlebihan dapat menimbulkan resistansi.
  3. Berat badan anak berperan cukup penting pada pendosisan antibiotik.
  4. Ada beberapa antibiotik yang aman bagi anak tetapi tidak pada bayi baru lahir.

Antibiotik untuk infeksi berat

  • Antibiotik kategori ini hanya boleh diberikan kepada anak .
  • Aminoglikosida (kanamycin, amikacin, gentamicin.
  • Cephalosporin injeksi (ceftazidime, ceftriaxone, cefotaxime).
  • Karbapenem (meropenem dll) dan monobaktam (aztreonam)

Antibiotik yang relatif aman untuk anak

  • Penicillin group (ampicillin, amoxicillin, amoxicillin-clavulanic acid)
  • Cephalosporin oral (cefadroxil, cefixime)
  • Makrolid (spiramycin, clarithromycin, roxithromycin, azithromycin)
  • Linkomisin dan klindamisin
  • Sulfonamid (cotrimoxazole)
  • Metronidazole

Antibiotik yang perlu diperhatikan dan yang dilarang

  • Tetrasiklin dan golongannya (doksisiklin, minosiklin): Pemberian pada anak berumur di bawah 8 tahun dapat mengakibatkan gigi berubah warna menjadi kecoklatan secara permanen.
  • Fluorokuinolon (ciprofloxacin, levofloxacin, ofloxacin, dll): Dilarang pada semua anak dan remaja (yang berusia di bawah 18 tahun) karena dapat menimbulkan efek samping gangguan struktur serta pertumbuhan tulang dan sendi.

OFLOXACIN

Obat Generik :

Ofloxacin / Ofloksasin

Obat Bermerek :

Akilen, Danoflox, Efexin, Ethiflox, Flotavid, Floxika, Loxinter, Mefoxa, Nilavid, Nufafloqo, Ofloxacin OGB Dexa, Ostrid, Pharflox, Poncoquin, Qipro, Quinovid, Rilox, Tariflox, Tarivid, Zelavel, Zyflox

KOMPOSISI

  • Tiap tablet salut selaput Ofloxacin 200 mg mengandung Ofloxacin 200 mg.
  • Tiap tablet salut selaput Ofloxacin 400 mg mengandung Ofloxacin 400 mg.

FARMAKOLOGI

Ofloxacin adalah senyawa antibiotik sintetik dari golongan kuinolon dan bersifat bakterisid. Ofloxacin aktif terhadap bakteri aerobik gram positif termasuk penghasil penisilinase dan bukan penghasil penisilinase, terhadap sebagian besar bakteri aerobik gram negatif termasuk Enterobakteria dan Pseudomonas aeruginosa, dan terhadap Stafilokokus yang resisten terhadap metisilin. Aktivitas antibakteri ofloxacin dengan jalan menghambat DNA girase, suatu enzim essensial yang merupakan katalis penting dalam duplikasi dan transkripsi DNA bakteri.

INDIKASI

  • Infeksi saluran kemih ringan sampai sedang dan prostatitis.
  • Infeksi saluran pernapasan bagian bawah.
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak yang disebabkan oleh bakteri aerobic gram negatif dan gram positif.
  • Pengobatan akut urethritis nongonokokal dan gonore ringan dan servisitis yang disebabkan oleh klamidia.

KONTRAINDIKASI

Ofloxacin jangan diberikan pada pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap ofloxacin atau zat antibakteri dari golongan kuinolon.

DOSIS DAN ATURAN PAKAI

  • Dosis umum untuk dewasa : Ofloxacin 200 – 400 mg setiap 12 jam.
  • Pengobatan infeksi saluran kemih tanpa atau dengan komplikasi : Ofloxacin 200 mg setiap 12 jam.
  • Prostatitis : Ofloxacin 300 mg setiap 12 jam.
  • Infeksi  saluran   pernapasan  bagian bawah  atau  infeksi  kulit  dan  jaringan lunak :  Ofloxacin 400 mg setiap 12 jam.
  • Pengobatan akut, urethral ringan dan/atau gonore servikal yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae : Ofloxacin 400 mg dalam dosis tunggal.

EFEK SAMPING

  • Gangguan saluran pencernaan, seperti mual, diare, muntah, mulut kering dan konstipasi.
  • Gangguan sistem syaraf, seperti sakit kepala, insomnia dan pusing. Reaksi dermatologik dan sensitifitas, seperti ruam dan gatal.
  • Efek pada saluran kemih dan kelamin, seperti eksternal genital pruritus, vaginitis, candidiasis.

PERINGATAN DAN PERHATIAN

  • Penderita yang mendapatkan pengobatan ofloxacin harus mengkonsumsi air secara cukup untuk mencegah pembentukan urin yang berkonsentrasi tinggi.
  • Ofloxacin harus diberikan secara hati-hati pada penderita dengan gangguan hati dan ginjal.
  • Terapi harus dihentikan jika terjadi fototoksisitas, seperti pembengkakan kulit.
    Ofloxacin harus diberikan secara hati-hati pada penderita dengan gangguan sistem syaraf pusat.
  • Penderita disarankan untuk tidak memberikan ofloxacin bersama makanan.
  • Penggunaan obat ini selama kehamilan hanya bila manfaatnya lebih besar dibanding resikonya terhadap janin.
  • Pada ibu menyusui, dokter harus memutuskan untuk tidak melanjutkan pemberian ASI atau tidak melanjutkan pengobatan tergantung pada manfaatnya terhadap ibu.
  • Keamanan dan efektivitasnya pada anak dibawah 18 tahun belum diketahui dengan pasti.

INTERAKSI OBAT

  • Antasida  yang mengandung magnesium, alumunium atau kalsium mungkin menurunkan absorpsi kuinolon oral, mengakibatkan penurunan konsentrasi obat dalam serum dan urin. Gangguan pada glukosa darah, termasuk hiperglikemia dan hipoglikemia, telah dilaporkan pada pasien yang mendapatkan pengobatan kuinolon bersamaan dengan zat antidiabetes ofloxacin menghambat aktivitas enzim sitokrom P450 yang berakibat memperpanjang waktu paruh beberapa obat yang dimetabolisme dengan sistem yang sama seperti siklosforin, teofilina.
  • NSAID dengan ofloxacin dapat meningkatkan efek stimulasi central nervous system. Ofloxacin dapat meningkatkan efek antikoagulan oral warfarin atau derivatnya.

KEMASAN

  • Ofloxacin 200 mg, kotak 50.
  • Ofloxacin 400 mg, kotak 50.
%d blogger menyukai ini: